Menyingkap Kuasa Buton Sebagai Pendobrak

ButonLebih baik Bertapa Setahun tapi menghasilkan Karya ketimbang berkelana bertahun-tahun tidak menghasilkan apa-apa. Inspirasi itu bisa didapatkan dimana saja, pada waktu kapan saja, barusan kembali berpikir tentang target2 yang dulu kubuat. Ketika melihat beberapa tulisan di social media.  Target2 itu muncul kembali, sebagai salah satu anak bangsa kelahiran buton yg ingin berkiprah di skala nasional dan sebagai satu kebanggaan akan kesukuan buton yg hebat dimasa lalu.

Saya memutuskan untuk meniti karir dan ekspert dalam keilmuan farmasi, berat memang, tapi dengan ketekunan dan kerja keras, n percaya pada kekuatan otak sendiri itu akan bisa dilewati dengan pelan tapi pasti akan menghasilkan sebuat berlian2 hidup n bersinar ditengah-tengah kawanan batu2 hitam n menghanyutkan.

Buton sangat potensial untuk meraih itu, didalam kehidupan sosial masyarakat buton, kita sering mendapatkan ilmu-ilmu yg adiluhung, hanya dengan menghendaki sesuatu itu segeralah sesuatu itu bertranformasi sesuai dengan keinginan membuat kehendak itu. Continue reading

Advertisements

Harmoni itu Indah

Disetiap tempat selalu memiliki dinamika masing-masing, dinamika itu tumbuh dan berkembang sejauh semua aspek yang terlibat masing-masing memberi sumbangsih terbaiknya demi suatu cita-cita dan harmoni yang ingin dibangun. Mumpung ini suasana Ramadhan, tiada salah lah kalau beberapa penegasan dalam tulisan ini sedikit ku cuplik subtansi dan potongan kalimat-kalimat yang maha kuasa yang agung dan relevan. Di dalam suatu perkataan Nya, Dia menyampaikan bahwa bila suatu kaum disuatu daerah beriman ke pada Allah maka sejahteralah dan mudahlah hidayah Nya diturunkan di daerah tersebut.

Ya, hidayah itu lah yang kini mengilhami kami, tempat saya bernaung menjadi tempat yang baik dan harmoni bagi kami yang tinggal. Di kossan yang kecil sederhana ini, banyak kisah yang terlalui dengan senyum, tawa dan ceria dari kami sebagai tempat berdiam dan melepas lelah disela-sela kesibukan kampus yang berat. Sedikit kuceritakan keadaan kossan ku ini. Dari penghuni yang ada terdapat fariasi asal ada yang berasal dari jawa ; pati, dieng, megelang, semarang, cilegon dsb. Sumatera ; medan. Sulawesi ; buton, kendari. Bali. Dari strata dalam menempuh pendidikan dikampus terdapat strata satu, strata dua dan strata tiga. Continue reading

Petite History of Early Ramadhan

Hari ini adalah hari ke 3 di bulan Ramadhan, sebagaimana al quran dan al hadist memeritahkan dan para mubalik menyampaikan agar mengisi bulan Ramadhan dengan perbanyak bertafakkur, Tadarrus al quran dan perbanyak ibadah-ibadah mahdhoh yang mana diketahui pahala yang banyak dan berlimpah, berlipat-lipat kali didapatkan dari ibadah-ibadah di bulan selain Ramadhan Karena dengan begitu engkau akan mendapatkan hadiah dari puasa itu yaitu taqwa.

Berpedoman dengan itu, kemudian malam pertama dan ke dua, saya praktekkan dengan sholat taraweh berjamaah di masjid dekat rumah kost. Alhamdulillah rasa legah dan tenang saya peroleh sesudah sholat tersebut kulakukan. Perlahan-lahan pula irama sholat yang panjang dan melelahkan sebanyak 11 rakaat itu ku dapatkan. Hari berikutnya saya mulai berpikir kembali tetang pengertian dari sholat tawaweh secara berjamaah di masjid tersebut ketika urusan dunia lain yang harus saya rampungkan di pekan-pekan ini. Continue reading

Pendidikan untuk Rakyat Miskin ?

Harapan akan meningkatnya sistem pendidikan di negeri ini sedemikian besar ketika APBN (Anggaran Pembiayaan dan Belanja Negara) untuk tahun 2012 menjadi 20%, angka ini cukup besar mengingat 250 Triliun lebih adalah angka yang cukup besar untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan harapan akan dilahirkan, diciptakan suata generasi dengan kualitas SDM (sumber daya manusia) yang menjanjikan sebagaimana amanat konstitusi yang tertera dalam pembukaan UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berbagai kalangan pun mengapresiasi kebijakan pemerintah ini. Namun apakah ini benar-benar seperti yang diharapkan ataukah ada manipulasi angka-angka yang sebenarnya tidak demikian adanya seperti perilaku klise yang diperlihatkan/dicitrakan oleh pemerintahan sekarang ini ? Benar, angka-angka yang tertulis tersebut masih jauh dari mewujudkan cita-cita konstitusi. Beberapa analisis pendidikan mengungkapkan, anggaran data yang besar tersebut tidak serta merta ditujukan untuk pesertadidik yang sebagaimana dia harus diposisikan sebagai subjek kebijakan tapi lebih besar anggaran negara tersebut dihabiskan oleh biaya administrasi yang begitu rumit dan panjang. Continue reading