Petite History of Early Ramadhan

Hari ini adalah hari ke 3 di bulan Ramadhan, sebagaimana al quran dan al hadist memeritahkan dan para mubalik menyampaikan agar mengisi bulan Ramadhan dengan perbanyak bertafakkur, Tadarrus al quran dan perbanyak ibadah-ibadah mahdhoh yang mana diketahui pahala yang banyak dan berlimpah, berlipat-lipat kali didapatkan dari ibadah-ibadah di bulan selain Ramadhan Karena dengan begitu engkau akan mendapatkan hadiah dari puasa itu yaitu taqwa.

Berpedoman dengan itu, kemudian malam pertama dan ke dua, saya praktekkan dengan sholat taraweh berjamaah di masjid dekat rumah kost. Alhamdulillah rasa legah dan tenang saya peroleh sesudah sholat tersebut kulakukan. Perlahan-lahan pula irama sholat yang panjang dan melelahkan sebanyak 11 rakaat itu ku dapatkan. Hari berikutnya saya mulai berpikir kembali tetang pengertian dari sholat tawaweh secara berjamaah di masjid tersebut ketika urusan dunia lain yang harus saya rampungkan di pekan-pekan ini.

Pengertian itu adalah ibadah-badah mahdhoh ramadhan baik dilakukan bilamana waktu luang uang mengisinya ada dan tidak menghalangi urusan-urusan dunia yang lebih mendesak. Toch saya yakin Allah menerangkan bahwa beribadah itu juga harus seimbang atara dunia juga akhirat. Di bagian lain juga menerangkan menuntut ilmu, mencari penghidupan lebih baik ketimbang sholat semalam suntuk. Keyakinan saya pada hal tersebut yang menyebabkan saya untuk sementara tidak ikut sholat berjamaah taraweh di masjid.

Ternyata niat untuk merubah kebiasaan, selalu saja ada aral dan sedikit cerita yang menarik. Beberapa teman kost saya, memandang sinis atau tidak konsisten atas keputusan yang saya ambil dari sering berjamaah di masjid menjadi sholat dirumah sendiri. “sholat kok cuman rajin di awal-awal”. Geram dan marah juga sih awalnya. Hanya saja saya tidak ingin larut dalam debat dan pembicaraan yang saling menjelekkan satu sama lain. Toch saya lakukan itu ada prinsip-prinsip yang saya yakini untuk saya pertahankan dan lakukan walaupun itu diterpa oleh angin kencang, gelombang besar cercaan yang datang. Dan ingin kubuktikan pada diriku sendiri bahwa biarlah terlewat sedikit kenikmatan akan tetapi pembuktian yang Nyata terlihat akan saya lakukan ditempat yang lain.

Perharp many people distrub you, but they don’t know something big will be born behind the Appear

Namun demikian, pada kesempatan yang lain dengan segenap kekuatan dan daya saya mencoba mengganti mengisi waktu Ramadhan saya yang terlewatkan tersebut. Insya Allah

Salam

by Umaee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s