Renungan dan The Power of Ramdhan

Alhamdulillah Bulan Ramadhan telah tiba kembali, dan berucap sukur pula karena Ramadhan kali ini adalah Ramadhan ke dua saya berada di Yogyakarta. Tidak jauh berbeda dengan Ramdhan tahun lalu bila mau melihat suasana lingkungan Kota Pelajar ini. Dimana-mana selalu ramai kita temui aneka perayaan dan pernak pernik Ramdhan, Sebagai lazimnya memulai puasa dengan sahur, disini pun sahur disambut dengan suka cita, setiap tetangga membangunkan tetangga lainnya, ta’mir masjib membangunkan melalui toa dan arak-arakan pemuda desa berkeliling kompleks

Begitupun dalam menyambut waktu berbuka, berbagai aneka ta’jil di lapakkan di pinggir-pinggir jalan, riuh ramai masyarakat berbondong-bondong memborong membeli bahan pabuka demi menganjal dan memuaskan dahaga dan lapar selama seharian penuh berpuasa. Seketika jalan yang tadinya sunyi hanya dipadati oleh kendaraan-kendaraan yang hilir mudik berubah dan bertambah ramai dengan hamburan orang-orang berjalan kaki, hilir mudik mencari aneka pabuka yang pas untuk disantapnya di saat buka puasa.

Disini, sangat banyak tempat untuk berbuka gratis, hampir semua masjid menjajakan, menawarkan berbuka puasa gratis dan sebagian dari mereka malahan sudah menjadi tradisi yang turun temurun diwariskan oleh nenek moyang mereka, sebutlah Masjid Kauman, bertempat di pusat Kota Yogyakarta, bersebelahan dengan Keraton Sultan, dalam mengisi bulan suci Ramadhan selalu mengadakan serangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat luas untuk berpartisipasi seperti tadarus al quran, shalat tarawih 21 rakaat, sahur bersama sampai berbuka bersama, untuk tahun ini sekitar 650 ta’jil gratis disiapkan bagi mereka yang ingin berbuka di masjid ini.

Di wilayah kampus UGM sendiri, tidak mau ketinggalan, Masjid UGM pada bulan Ramadhan telah menjadi pusat dan wadah menampung para mahasiswa yang Broke Today alias Kere atau didn;t have money untuk berbuka bersama dalam lingkungan mashid ini. Saya sendiri kadang-kadang juga kesana, hitung-hitung mengirit kiriman uang bulanan.

Itu lah dua tempat yang sejauh ini saya ketahui menyediakan makanan berbuka puasa dalam jumlah yang besar. Sementara tempat-tempat lain juga ada yang menyediakan makanan berbuka akan tetapi porsi dan kapasitas menampung orang-orang yang ingin berbuka sangat terbatas.

Tiada berguna bila bulan Ramadhan ini cuman dilewatkan begitu saja. Maka dari itu saya bertekat dan mempunyai serangkaian harapan dan impian, mengisi tekat, membulatkan tujuan dan merefleksi apa saja yang akan saya kerjakan dibulan ini dan bulan-bulan selanjutnya. Karena saya percaya The Power of Ramadhan betul-betul akan berkah, manjur dan berkhasiat bila itu kila lakukan berangsung-angsung dan penuh dengan perjuangan dan kerja keras untuk mengapainya.

Kalau mau kita melihat The Powet of Ramadhan sangat bernas dimasa-masa perjuangan Islam 400 abad yang lalu, Bagaimana Nabi dan Rasul Muhammad SAW mendapat wahyu yang paling bermanfaat dan besar sejagat dimasa lalu sampai masa kini yakni Al Quran, Pernaklukan mekah ditangan orang-orang kafir qurais, penaklukan syiria  di Damaskus, spanyol di Andalusia, dan penaklukan banyak raja-raja yang zalim termasuk kemerdekaan Indonesia juga terjadi di bulan Ramadhan. Benar-bebar alangkah besar dan dashyatnya The Power of Month Ramadhan.

 Visi besarku, sudah kususun dengan rapi, dan dipertebal, diperkuat rumusannya dan misi-misi yang hendah saya gapai, tentunya dibulan ini. Insya allah visi ini memperkuat rantai anak panah yang sempat berkarat, garis tebal yang sempat kabur menjadi kuat dan terang benderang laksana air bah yang meluluhlantahkan aral-aral dan rintangan-rintangan yang menghadang di depanya. Kekuatan Ramadhan itulah yang ingin aku ambil untuk menggerakkan Mesin tubuhku yang lemah ini.

Salam

by Umaee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s