Lady Gaga, Pertarungan Ideologi ?

29 Mei 2012, Kesan saya pada MAP corner kali ini adalah kurang berwarna, berwarna disini adalah keterlibatan narasumber yang sangat sedikit dalam menguraikan topik, khusunya dari segi durasi waktu kurang lama bila dibandingkan dengan narasumber-narasumber pada pekan-pekan sebelumnya. Kira-kira 30 menit sementara narasumber yang lain lebih dari 30 menit.

Dari segi pemilihan topik, topik kali ini menarik karena mengangkat isu yang santer diberitakan di media-media nasional belakangan ini. Banyak perdebatan disana, yang melibatkan banyak kelompok masyarakat dan syarat akan kepentingan misi-misi khusus yang ingin mereka ingin raih. Dari diskusi terungkap ada kepentingan Ideologi, politik – ekonomi, perang promotor, dinamika sosial masyarakat multikultur dan pengalihat isu.

Dari segi materi berikut analisis2 yang kira2 disampaikan oleh narasumber. Menganalisis Masalah Lady Gaga, Menemukan Identitas Manusia Indonesia pasca Suharto, setidaknya ada 3 kelompok masyarakat/komunitas yang saling tarik-menarik dan saling berbenturan, ingin diakui eksistensinya. Mereka itu adalah Golongan Kejaweean, Religius-Konservatis dan Liberalis progresif. Di masyarakat ketiga kelompok ini terus menerus berdialektika, tak jarang menimbulkan konflik antara ketiga bila  merujuk pada masalah fundamentalis/ dari ajaran-ajaran mereka.

Benturan-benturan ini sebenarnya bukan lagi hal baru, bahkan sejak berdirinya negara bangsa Indonesia. Sebut saja PKI mewakili komunisme, dikenal juga paham kiri, ditegah ada PNI mewakili Moderat-liberal, dan paham Kanan NU, Masyumi mewakili Religius-konservatif.  Tapi semasa itu, perdebatan masih dalam tahap-tahap yang ditolelir, karena pada saat itu semangat kemerdekaan masih sangat kental dan Ideologi pancasila begitu disadari dan dilaksanakan oleh segenap elemen-elemen bangsa.

Kasus Lady Gaga, juga tidak lepas dari pertarungan Ideologi dari masing-masing kelompok, Menurut narasumber ada 3 alasan yang mendasari corak pemikiran mereka.Pertama, Ada yang menginginkan Utopia Masa lalu, Semangat perjuangan mereka didasarkan atas sejarah kejayaan masa lalu, yang ingin diwujdkan lagi pada masa ini, kedua, Ada yang menginginkan Utopia Masa depan/Futuristik, semangat perjuangan kelompok ini didasarkan atas Impian suatu masyarakat yang sejahtera. Dan ketiga, Kelompok Progresif, Mengritisi utopia yang hanya itu sebatas pikiran-pikiran para penciptanya. Kelompok ini lebih memandang Ideologi adalah apa yang bisa kita rumuskan hari ini, dan berupaya berdialektika, atas tantangan-tantangan, hambatan-hambatan yang sekarang ini di alami.

Kasus Lady gaga, adalah kejolak perlawanan kelompok religius-konservatif karena menilai Indonesia, kedatangan Lady gaga akan mencemari ideologi mereka, merusak moral bangsa dan menurut mereka juga ideologi negara, sehingga kelompok ini begitu gigih meperjuangkan agar Lady Gaga tidak datang di negara ini. Oleh Narasumber menyebutnya Voice of Minority, artinya kelompok ini begitu menghebohkan bukan karena pandangan mereka yang seragam dengan kelompok Majority tapi hanya karena di Endors/di ekspos oleh media menyebabkan mereka begitu besar.

Dalam hal ini, sepertinya kita sepakat bahwa Negara dalam hal kalah dalam konteks pertarungan Ideologi negara dengan Kelompok Vokal ini. Selanjutnya Pembahasan tentang topik ini, menjadi lebih menarik ketika sesi pertanyaan, sanggahan, tanggapan dibuka. Banyak sudut pandang lain mengemuka. Ada yang berpikir ini adalah pengalihan Isu dimana Pemberitaan Lady gaga sengaja di besar-besarkan oleh negara, dengan maksud untuk menutupi Isu-Isu kebobrokan pemerintah belakangan ini, seperti korupsi yang melibatkan pejabat-pejabat negara, anggota partai politik dan kerabat-kerabat presiden. Pemikiran lain adalah masalah ekonomi, yang dimaksudkan ekonomi disini adalah disinyalir ada pertarungan antara promotor yang enggan dikalahkan atau disaingi oleh promotor lain karena Kedatangan Lady Gaga ini diprediksikan akan menembus jumlah penonton atau mendapatkan pemasukan yang sangat besar yang lebih dari promotor-promotor lain dengan kata lain Nama Promotor ini (Big Daddy) akan lebih besar dari sebelumnya.

Mungkin itu, sejumlah analisis-analisis yang mengemuka di diskusi MAP korner pekan ini. Sebenarnya banyak hal lain yang disampaikan tapi tidak subtantif berkaitan dengat topik, mungkin semacam anekdot untuk memerihkan suasana diskusi, dan hal penting, paling penting dalam diskusi ini adalah makanan n minumannya yang selalu GRATIS..:)

Salam

by Umaee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s