Hikmah Puasa 2 : Ceramah yang Sejuk

foto by kampungtki.com

Malam ini malam kedua saya melakukan sholat taraweh di Djogja, Kali ini bertempat di Masjid Nurul Ihsan, letaknya disebelah utara kampus UGM, berada di Jl. Kaliurang Km 5,6. Secara kasat mata sih, jamaahnya cukup banyak. Tapi untunglah masjid ini dua tingkat, jadi daya muatnya bisa banyak sehingga bisa menampung jamaah yang banyak tadi.

Kalau di masjid-masjid lain, apalagi di kampungku biasanya setelah sholat Isya sebelum melanjutkan sholat taraweh, jeda tersebut di isi dengan ceramah agama oleh seorang mubalig, beda dengan masjid yang ini setelah sholat Isya langsung dilanjukan dengan sholat taraweh. Rakaatnya pun tidak jauh berbeda dengan masjid yang lain yakni 11 rakaat, 8 rakaat sholat taraweh dan 3 rakaat sholat witir.

Pada kesempatan kali ini, penceramanya cukup menghibur para jamaah, menurut penilaian saya, mungkin karena tutur katanya yang lembut, dengan isi ceramah yang tidak berat-berat amat namun mengena, apalagi yang dibahas perihal muda mudi, sangat pas dengan jamaah yang kebanyakan mahasiswa. Baiklah kita akan sebutkan apa saja materi atau isi cerama mubalig tersebut :

Pertama, Keutamaan bulan Ramadhan, bulan Ramadhan adalah bulan kemenangan atau dalam bahasa arabnya syahruf fath, buktinya para jamaah yang hadir disini adalah pemenang, yakni menang untuk memaksakan diri datang sholat berjamaah di masjid yang mubarakah ini. Amiin Allahumma amiin. Mubaliq mengajak hadirin mengamini. Alasan kemenangan yang lain yakni setiap laki-laki dengan gagah, mengenakan pakaian busana muslim untuk datang ke masjid, begitu pula perempuan, menggunakan talkum, sehingga pakaian-pakaian seksi yang dilihat setiap hari, menjadi tidak tampak lagi, kita sebagai laki-laki berpikir dilihat berdosa tidak dilihat mubazir, mubaliq kembali berjoke, oleh karena itu marilah kita mempertahankan pakaian seperti yang kita kenakan malam ini. Amiin Allahumma amiin kembali Mubalig mengajak mengamini, kemenangan ini pun juga berdampak para orang yang sementara pacaran. kalau bulan Ramadhan laki-laki dan perempuan yang berpacaran mulai jarang intensitas pertemuannya, dan IsyaAllah pada akhir Ramadhan pacaranya akan putus. Hadirin tertawa terbahak-bahak.

Disinilah letak kesejukkan yang saya maksud yaitu mubaliq berusaha berkomunikasi dengan pada jamaah dengan santai yang menyebabkan jamaah makin tertarik dengan materi yang akan dibawakan selanjutnya. Berbeda sekali dengan mubalig yang selama ini kita lihat, kebanyakan diantara mereka lebih mengutamakan monolog ketimbang ikut mengajak para jamaahnya berpartisipasi.

Kedua, Masih membahas bulan kemenagan sebagai salah satu keutamaan bulan Ramadhan, Mubalig menawarkan kepada para jamaah untuk memilih, menang atau kalah, menang berarti dijamin masuk surga Nya Allah dan kalah diamin akan masuk neraka Nya Allah. Hadirin ramai-ramai mengatakan ingin menang. Hanya saja kemenangan itu tidak semua didapat oleh manusia, mubaliq menganalogikan seperti permainan badnminton atau bulutangkis, yang terdiri dari tiga babak, babak pertama pada 10 hari pada awal Ramadhan, bapak kedua adalah 10 hari kedua, dan babak ketiga adalah 10 hari terakhir. Yang kita lihat pada bulan-bulan Ramadhan lalu, apakah 10 hari terakhir masih banyak jamaah yang datang ke masjid, jamaah serentak megatakan tidak. Apakah ini artinya kita kalah. hadirin diam. Namun  banyak dari kita sebagaimana orang yang kalah adalah meratapi dengan kesedihan, akan tetapi yang terjadi bukanya sedih melainkan kegirangan  menyambut kekalahan yang dialaminya. hadirin tertawa dengan cecekikan.

Ketiga, Kesempatan terakhir ini, mubalig mengajak pada jamaah berdoa agar, Ramadhan kali ini menempatkan kita pada posisi pemenang, amiin allahumma amiin.


Djogja, 01 Agustus 2011

2 thoughts on “Hikmah Puasa 2 : Ceramah yang Sejuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s