<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>UmaeeBlog</title>
	<atom:link href="http://umaeeblogs.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://umaeeblogs.wordpress.com</link>
	<description>Buah pikiran &#38; Sejarah Perjalanan Hidup seorang Umaee</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Jun 2013 04:04:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='umaeeblogs.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>UmaeeBlog</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://umaeeblogs.wordpress.com/osd.xml" title="UmaeeBlog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://umaeeblogs.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kasih sayang &#8220;ibu&#8221;</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/12/kasih-sayang-ibu/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/12/kasih-sayang-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2013 04:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://umaeeblogs.wordpress.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang menyangka orang hebat itu lahir hanya dengan sendirinya, berjuang dengan usaha dan kerja sendiri. Tapi jauh dari itu, orang-orang besar selalu bisa dan senantiasa berada dalam kondisi, lingkup, orang-orang penuh semangat perjungan  saat yang sama  ada Seorang tangguh penuh cinta kasih, empati yang paling dalam diberikan tanpa sedikitpun runtuh, ia tetap utuh. Wanita &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/12/kasih-sayang-ibu/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=836&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang menyangka orang hebat itu lahir hanya dengan sendirinya, berjuang dengan usaha dan kerja sendiri. Tapi jauh dari itu, orang-orang besar selalu bisa dan senantiasa berada dalam kondisi, lingkup, orang-orang penuh semangat perjungan  saat yang sama  ada Seorang tangguh penuh cinta kasih, empati yang paling dalam diberikan tanpa sedikitpun runtuh, ia tetap utuh.</p>
<p>Wanita terutama kaum ibu, adalah Manifestasi segala bentuk kasih sangan paling dalam pribadi yang tangguh itu terkumpul. Tak peduli engkau adalah orang pailng jahat sekalipun  ia merupakan orang pertama mengampuni, juga tak surut cinta kasihnya pada engkau kalrena perbuatanmu itu.</p>
<p>Didirinya segala kasih sayang Allah terlimpahkan, didirnya segala rasa cinta diberikan, walaupun kondisi buruk mengenai orang-orang dikasihinya ia hanya berdoa  kepada sang pencipta, serta menitikkan air mata cinta nan sendu bukan untuk dirinya tapi untuk dosa orang-orang dikasihinya  agar diberi kekuatan dan ketabahan menjali ringroad kehidupan ini. ibu adalah benteng terakhir sekaligus terdepan menjaga kasih sayang itu,  walaupun orang-orang dekat telah acuh sementara ia tetap teguh tak tergoyahkan. sementara ibu hanya berkeluh kesah dan menyandarkan diri pada Tuhannya.</p>
<p>Dalam keadaan tangis penuh sendu itu, ia memposisikan diri sebagai wadah menampung semua beban buruk orang yang dikasihinya dan segera mentransformasikannya kedalam  suatu ledakan air mata, dan penghayatan dalam dalam tetes-tetes air mata yang jatuh itu.</p>
<p>Alangkah berdosanya anak, mereka yang dicintainya, merasa acuh, apatis melihat ibunya tangis sementara ia hanya memandangi, dan menerka-nerka sambil acuk ada apa gerangan. Tidakah sesekali bertanya berempati ada apa gerangan hingga engkau tangis seperti itu?<br />
lakukanlah maka ia akan berterima kasih dan merasa terhibur, bahwa dirinya tiadalah sebela tangan memberi cinta kasih yang sangat dalam itu. </p>
<p>Lelaki yang tangguh, panglima perang yang gagah berani, pemimpin yang kuat selalu mempunyai sandaran kuat sekaligus sumber kekuatan, pemberi optimisme, pemberi peringatan kalau-kalau mereka telah keluar dari jalur ordinantnya, dialah seorang ibu.</p>
<p>Salam</p>
<p>By Umaee</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/836/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/836/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=836&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/12/kasih-sayang-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strategi Bangkit dari Keterpurukan</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/10/strategi-bangkit-dari-keterpurukan/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/10/strategi-bangkit-dari-keterpurukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2013 08:47:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=834</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi hebat itu, harus bisa membayangkan vision itu menjadi suatu yang benar-benar nyata, atau sebesar-besar kenyataan melebihi kenyataan yang real disetiap hari. Mereka yang setia menjaga garis, jalan, arah ke visi serta mencintainya yang akan bisa mewujudkan visi itu. Oleh karena itu dibutuhkan konteplasi setara tingkat dewa, orang salih atau petapa. Hanya mereka yang menguasai &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/10/strategi-bangkit-dari-keterpurukan/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=834&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Menjadi hebat itu, harus bisa membayangkan vision itu menjadi suatu yang benar-benar nyata, atau sebesar-besar kenyataan melebihi kenyataan yang real disetiap hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka yang setia menjaga garis, jalan, arah ke visi serta mencintainya yang akan bisa mewujudkan visi itu. Oleh karena itu dibutuhkan konteplasi setara tingkat dewa, orang salih atau petapa.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya mereka yang menguasai kehidupannya secara utuh tanpa cacat, maka dialah yang akan mendulang sukses.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang mewarnai kehidupan manusia itu ada bermacam-macam, senang, sedih, kecewa, bangga, iri, dengki, pasrah, malas. Mereka yang bisa mengambil strategi yang tepatlah yang bisa mengendalikan seluruh keutuhan dirinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jalan hidup telah dibentangkan, tinggal mereka yg pandai-pandai dan bekerja keras lah yang akan bisa melewati dengan selamat dan memperoleh suatu nilai tambah lebih dari hidupnya sekarang ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Barang siapa yang lebih baik hari ini dibanding hari kemarin maka ia lah yang menjadi orang-orang yang beruntung. Dan barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia lah orang-orang yang merugi.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya meski menghembuskan nafas dengan berat, karena apa yang saya tampakan akan dilihat oleh orang-orang terdekatku, olehnya itu sudah semestinya engkau harus menjadi contoh yang baik bagi mereka semua.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang leader kuat harus bisa melihat berbagai sumber daya, untuk digunakan sewaktu-waktu, sebagai penunjang, mempermudah, efektif dan efisien menuju visi yang telah ditentukan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/834/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/834/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=834&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/06/10/strategi-bangkit-dari-keterpurukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buton Bagian Negeri Nabi Sulaiman?</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/04/18/buton-bagian-negeri-nabi-sulaiman/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/04/18/buton-bagian-negeri-nabi-sulaiman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2013 07:22:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Teringat dengan pesan kakek buyutku, sesaat kemudian pikiran melayang menelusuri lorong-lorong memori tentang buyut yang sudah lama meninggal, lebih jauh lagi otak menelusuri lorong melewati ruang dan waktu ke masa silam. Ada suatu rahasia yang erat kaitannya dengan keberadaan negeri Buton hingga sekarang, di dalam keraton Buton, persisnya di tempat sujud imam masjid terdapat lubang &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/04/18/buton-bagian-negeri-nabi-sulaiman/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=828&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_829" class="wp-caption aligncenter" style="width: 561px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/04/atlantis2.jpg"><img class="size-full wp-image-829" alt="Ilustrasi" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/04/atlantis2.jpg?w=551&#038;h=349" width="551" height="349" /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi</p></div>
<p style="text-align:justify;">Teringat dengan pesan kakek buyutku, sesaat kemudian pikiran melayang menelusuri lorong-lorong memori tentang buyut yang sudah lama meninggal, lebih jauh lagi otak menelusuri lorong melewati ruang dan waktu ke masa silam.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada suatu rahasia yang erat kaitannya dengan keberadaan negeri Buton hingga sekarang, di dalam keraton Buton, persisnya di tempat sujud imam masjid terdapat lubang (pusena tana) yang terhubung langsung dengan Ka’bah di arab sana. Pertanyaanya adalah ada hubungan apa dimasa lalu pada kedua situs ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Baru-baru ini ditemukan melalui rangkaian logika alquran dan riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya tentang borobudur yang sejatinya adalah peninggalan nabi sulaiman, baru kemudian kebudayaan hindu-budha tiba, kemudian diyakini sebagai sisa kebudayaan mereka, lengkapnya bisa dibaca <a href="http://kantinspirasi.blogspot.com/2013/04/kliping-borobudur-peninggalan-nabi.html">disini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam penjelasannya, dalam bentuk borobudur terdapat angka 19 yang menceritakan suatu tempat dimana nabi sulaiman hidup. Juga kaitannya nama-nama tempat seperti Sleman dengan dengan nama Sulaiman, situs-situs candi misalnya ratu Boko atau ratu Balqis dst. Sesuai yang termatub dalam kita suci agama islam. Banyak ayat-ayat alquran yang menegasikan keterkaitan antara satu fakta dengan fakta yang lain. Fakta lain diceritakan, bahwa ada suatu tempat dimana semua gedung2 dibangun dengan emas yang menyala-nyala, tempat itu adalah kepingan sorga yang berada di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam penjelasaanya kiyai itu, menyebutkan pada awalnya kepulauan indonesia adalah satu, oleh banyak ilmuan modern mengafirmasi bahwa pada riwayat terbentuknya bumi, pernah ada suatu masa dimana seluruh dunia menjadi beberapa daratan yang laus, banyak peradaban muncul, kemudiaan datanglah masa es semua peradaban hilang tertutup es. Dan saat es mencair daratan besar tadi sudah ditutupi oleh lautan, selanjutnya daratan luas tadi berpisah-pisah menjadi deretan-deretan kepulawan. Keadaan ini juga telah menghilangkan peradaban yang sangat maju pada waktu itu. Ada yang menyebutnya Kebudayaan Atlantis.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau benar dugaan sementara ini, maka benar bahwa dulu kepulauwan Indonesia pernah menjadi satu, juga terdapat nabi besar umat Islam, nabi Sulaiman yang lama tinggal disini. Laiknya nabi yang di utus oleh Allah, selalu ada kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Sebagain banyak termaktub dalam kita al quran tapi sebagian lagi tertinggal pada sisa-sisa peradaban yang ditinggalkannya. Di buton sedikit memberi hubungan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau melihat posisi Buton utamanya <i>pusena tanah</i> yang secara spiritualis, juga secara energi mempunyai energi yang sama dengan dengan energi yang terpancar oleh ka’bah menjulang tinggi ke atas menembus hingga langit ke tujuh. Begitu pun dengan di <i>pusena tana</i> di Buton juga punya energi yang menjulang tinggi menembus langit ke tujuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Dikalangan masyarakat Buton, terdapat beberapa orang, kalau tidak mau dibilang sedikit, bahwa mereka mempunyai mandat untuk menyimpan pusaka-pusaka sakti (katuko naga, tri sula, dll) peniggalan buyut-buyut mereka yang tecatat dengan baik dari generasi ke generasi bahkan sebelum kebudayaan hindu-budha ada. walaupun pada generasi-generasi tertentu sering luput dicatat.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, apakah benar <i>pusena tana </i>di Buton adalah sisa peninggalan Nabi Sulaeman dengan kebudayaanya layaknya dugaan Borobudur sebagai peniggalan nabi Sulaiman baru-baru ini? Penelitian berdasarkan kaidah-kaidah ilmiad yang dalam dan butuh kesabaran lah yang dapat membuktikannya.</p>
<p style="text-align:right;">Salam</p>
<p style="text-align:right;">by Umaee</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/828/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/828/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=828&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/04/18/buton-bagian-negeri-nabi-sulaiman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/04/atlantis2.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/04/atlantis2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">atlantis2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/04/atlantis2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ilustrasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penulis Hebat, Sebuah Bayangan Pikiran</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/11/penulis-hebat-sebuah-bayangan-pikiran/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/11/penulis-hebat-sebuah-bayangan-pikiran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2013 08:22:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=815</guid>
		<description><![CDATA[Saya ini begitu kecil dibanding kerja-kerja nyata para penulis buku yang bepuluh-puluh ribu halaman itu. Mereka telah nyata mendedikasikan waktunya yang cukup lama, untuk menelusuri sumber-sumber literatur disemua sisi yang sempat ada sumber pengetahuan disitu khususnya tekait dengan materi apa yang hendak dituliskannya. Otaknya diajak untuk berpikir kritis, dan menampung, pengetahuan-pengetahuan baru, sampai-sampai sel-sel saraf &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/11/penulis-hebat-sebuah-bayangan-pikiran/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=815&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_816" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/writter-alltheliryc.jpg"><img class="size-full wp-image-816" alt="Ilustrasi" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/writter-alltheliryc.jpg?w=551"   /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saya ini begitu kecil dibanding kerja-kerja nyata para penulis buku yang bepuluh-puluh ribu halaman itu. Mereka telah nyata mendedikasikan waktunya yang cukup lama, untuk menelusuri sumber-sumber literatur disemua sisi yang sempat ada sumber pengetahuan disitu khususnya tekait dengan materi apa yang hendak dituliskannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Otaknya diajak untuk berpikir kritis, dan menampung, pengetahuan-pengetahuan baru, sampai-sampai sel-sel saraf beregenerasi menjadi buliran nadi yang secara <em>gradual</em> menebal dan menjadi suatu wadah ampuh untuk memudahkan menerima setiap ilmu yang dibaca dan ditelitinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Perjuangan mencari sumber buat kepenulisan, begitu berliku, harus menggeleda setiap tumpukan gudang yang berisi buku-buku berserakan, harus menemui sumber-sumber informan kunci, disetiap departemen, tidak jarang harus menerima penolakan, ocehan dari penjaga pintu gerbang. Kadang-kadang juga demi menangkap setiap ide-ide yang berseliwesan di pikitan harus melupakan waktu untuk sekedar menyatap makanan disetiap harinya, dan sejenak menekan keinginan untuk santai menikmati waktu libur seperti kebanyakan orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari-harinya diisi dengan berpikir, untuk mengolah dan merumuskan semua data dalam suatu formula agar nanti bila naskah buku yang dituliskannya mudah, renyak dan guruh dilahap, oleh pembacanya. Mereka menerima seolah semua kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat serupa air mengalir tak terasa sampai pada bagian penghabisan.</p>
<p style="text-align:justify;">Baginya tiada satu pukulan yang telah selain dari cibiran dan kritikan yang pedas dari pembacanya. Tapi semua itu ia anggap laksana menikmati menelan obat pahit dan menjadi cambuk untuk menghasilkan lebih banyak karya lagi. Baginya memuaskan dahaga baca para pembacanya lebih nikmat ketimbang mendapatkan materi atas apa yang telah ia persembahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi saya ingin menjadi penulis yang tidak saja puas dengan mendapat <em>previllage</em> dari pembacanya tetapi juga menjadi sarana menyuarakan pendapat kritis dan solusi atas ketiak beresan dan ketidakadilan dari sebuah fenomena sosial, apakah itu berkaitan dengan tempat dimana saya berada ataupun dari disiplin ilmu yang saya geluti.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya ingin seperti Moh. Hatta yang menuliskan pidato yang begitu menggelegar saat menyuarakan akan berdirinya negara dan bangsa Indonesia saat di konferesi pemuda Internasional di Belanda, Saya juga ingin seperti Bung Karno, ketika menulis Indonesia Mengguat, yang menjadi spirit baru perjuangan bangsa Indonesia yang sempat merebut, saat dia di Adili di Pengadilan Belanda, saya ingin seperti Tan Malaka, yang menuliskan buku Madilog sebagai kritik filsafat, sosiologis, historis dan menyadarkan masyarakat kita yang klenisme pada waktu itu, menjadi gerakan massa melawan, dan merebut kemerdekaan dari Belanda. Dan Saya ingin seperti Pramoedya Ananta Toer, mengritik penguasa dengan riset kedalaman riset sejarah yang hanya meggunakan ingatannya saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin itulah sekilas bayanganku seoang penulis yang benar-benar penulis, untuk sampai kesitu sepertinya saya harus banyak belajar, berdiskusi pada mereka-mereka yang telah melewati semua tahapan tersebut. Saya masih jauh dari mereka.</p>
<p style="text-align:right;">Salam</p>
<p style="text-align:right;">by Umaee</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/815/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/815/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=815&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/11/penulis-hebat-sebuah-bayangan-pikiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/writter2-alltheliryc.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/writter2-alltheliryc.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Writter2 (Alltheliryc)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/writter-alltheliryc.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ilustrasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Permainan Wayang Para Dalang</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/08/permainan-wayang-para-dalang/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/08/permainan-wayang-para-dalang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2013 18:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=806</guid>
		<description><![CDATA[Saya bukan ahli sosiologi poiltik, saya juga tidak pernah belajar kominakasi publik atau politik yang kaitannya dengan manajemen isu secara formal, tapi dari apa yang saya amati dimedia massa, bisa nampak jelas bahwa kadang-kadang isu itu perlu dihembuskan untuk menconter, membuat kegaduhan, dan menutupi wacana yang sedang berkembang. Jangan kira apa yang kita lihat dikeseharian &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/08/permainan-wayang-para-dalang/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=806&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_808" class="wp-caption aligncenter" style="width: 561px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/wayang1.jpg"><img class="size-full wp-image-808" alt="Ilustrasi" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/wayang1.jpg?w=551&#038;h=367" width="551" height="367" /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saya bukan ahli sosiologi poiltik, saya juga tidak pernah belajar kominakasi publik atau politik yang kaitannya dengan manajemen isu secara formal, tapi dari apa yang saya amati dimedia massa, bisa nampak jelas bahwa kadang-kadang isu itu perlu dihembuskan untuk menconter, membuat kegaduhan, dan menutupi wacana yang sedang berkembang.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan kira apa yang kita lihat dikeseharian kita adalah wejangan yang begitu saja nampak, tidak, saya pikir, itu semua adalah suatu <i>grand design</i> yang telah dirancang dengan sedemikian canggih untuk mengarahkan massa, penonton, agar berpikir kearah yang dimaui oleh sang aktor dibelakang layar. Keadaan ini berlaku terutama erat kaitannya dengan hingar- bingar praktek kekuasaan. Akan tetapi tidak untuk suatu berita yang tidak mungkin dimanipulasi oleh manusia seperti, kecelakan transportasi baik itu darat, laut dan udarah. Berita-berita kriminal oleh sekelompok pereman atau berita bencana yang sedang melanda disalah satu daerah di negara ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Pointnya adalah perebutan kekuasaan, dengan variabel-variabel pengikutnya bisa kapital atau posisi strategis yang sedang dan akan dikejar oleh seseorang atau kelompok politik. Ada beberapa hal yang saya catat disini dari sisi aktor yang berada pada <i>front line</i> pem <i>blow up </i>atau yang lagi dikenal terkenal sekarang dengan informasi A1 <i>Pertama</i>, media, disini bukan berarti media telah terkooptiasi oleh penguasa (aktor dibelakang layar) misalnya tapi aktor ini memanfaatkan sifat media yang lebih memproduksi berita aktual dan <i>bed news</i>. Misalkan disaat gonjang-ganjing politik pada suatu partai lagi masif diberitakan tidak berselang lama terjadi gejolak yang melibatkan aparat atas dasar mengamankan negara dari konflik sosial oleh gerakan-gerakan separatis atau kemerdekaan atau gejakan teroris.</p>
<p style="text-align:justify;"><i>Kedua</i>, Jubir, ketika satu pemberitaan yang begitu gencar dilayangkan pada penguasa oleh media-media masa, Jubir seketika itu, menjelaskan bahwa apa yang diberitakan media massa adalah sepihak. Misalkan, banyak media telah memberitakan bahwa kinerja kepala negara, pemerintahan buruk atau tidak mengurusi masyarakat, disaat bersamaan jubir mengatakan atau memberi pengakuan, atau beralibi bahwa media adalah suatu bentuk strukturisasi persepsi atau opini publik, oleh karena sifatnya yang persepsi, dengan adanya dia didekat kekuasaan otomatis yang secara langsung atau yang paling bisa dipercaya adalah persepssi yang ia bangun dari argumentasi-argumentasi positif tentang pemerintahan misalnya. Yang saya mau katakan adalah persepsi dia yang dekat kekuasaan lebih bisa dipercaya ketimbang persepsi publik yang hanya didapat dari pemberitaan-pemberitaan yang tidak berimbang.</p>
<p style="text-align:justify;"><i>Ketiga</i>, pengamat, sadar atau tidak dalam memberikan statement pengamat telah digiring, tidak sadar telah diperalat untuk memperluas eskalasi masalah yang ia tanggapi. Misalnya ketika ada suatu kebijakan ditanggapi oleh pengamat, kebanyakan persepsi masyarakat terutama yang awam akan tergiring, atau sepakat dengan pengamat tadi. Perlahan-lahan menyebar akhirnya jadi isu yang diperbincangkan bersama.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada akhirnya saya hanya mau mengatakan bahwa pemberitaan atau isu yang berkembang luas di masyarakat tidak terlepas baik secara langsung atau tidak langsung dari aktor di balik layar. Atau bisa juga kita adalah penonton dari wayang-wayang dengan lakon sesuai dengan keinginan sang Dalang. Menyadari ini penting agar kita bisa dengan bijak mengambil posisi apa yang paling baik dilakukan dan tidak juga menggangu energi dan waktu kita untuk sebuah passion, perjuangkan yang sementara ini dilakukan berbeda jauh dari isu tersebut.</p>
<p style="text-align:right;">Salam</p>
<p style="text-align:right;">by Umaee</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/806/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/806/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=806&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/08/permainan-wayang-para-dalang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/wayang1.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/wayang1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">wayang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/wayang1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Ilustrasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Solusi Kesehatan Pada Perubahan Iklim</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/02/solusi-kesehatan-pada-perubahan-iklim/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/02/solusi-kesehatan-pada-perubahan-iklim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2013 17:35:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=786</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Bahaya yang ditimbulkan oleh perang bagi seluruh umat manusia – dan bagi planet ini – paling tidak dapat disetarakan dengan krisis iklim dan global warming. Saya percaya bahwa dunia telah memasuki tahapan kritis dalam usahanya untuk menjalankan tanggung jawab dalam memeliharan lingkungan.” (Ban Ki-Moon-Sekjen PBB) &#8220;Kita harus meninggalkan pola-pola pembangunan lama dan menggantikannya dengan pola &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/02/solusi-kesehatan-pada-perubahan-iklim/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=786&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><i>&#8220;Bahaya yang ditimbulkan oleh perang bagi seluruh umat manusia – dan bagi planet ini – paling tidak dapat disetarakan dengan krisis iklim dan global warming. Saya percaya bahwa dunia telah memasuki tahapan kritis dalam usahanya untuk menjalankan tanggung jawab dalam memeliharan lingkungan.” (Ban Ki-Moon-Sekjen PBB)<br />
</i></p>
<p align="center"><i>&#8220;Kita harus meninggalkan pola-pola pembangunan lama dan menggantikannya dengan pola pembangunan yang berkelanjutan. Jangan salahkan alam bila memberikan berbagai reaksi negatif kepada kita apabila kita tidak segera bertindak untuk mencegah kerusakan atmosfer, sehingga memperparah terjadinya perubahan iklim” (SBY-Presiden RI)</i></p>
<p style="text-align:justify;">Berangkat dari pernyataan dua tokoh dunia diatas, memeperlihatkan bahwa perubahan iklim sudah menjadi isu dunia, yang menandakan kita tidak boleh lagi berpangku tangan atau berleha-leha untuk tidak ikut andil dalam gerakan melawan perubahan iklim. Secara sadar atau tidak perubahan iklim paling banyak disebabkan oleh perilaku manusia itu sendiri. Perubahan yang dahsyat terjadi setelah manusia mengganti perkakas-pekakas kerja yang semula menggunakan perkakas-perkakas tradisional beralih menjadi perkakas-perkakas moderen yaitu menggunakan mesin-mesin, yang terjadi saat awal revolusi Industri sampai sekarang ini. Tulisan ini akan menguraikan 1) Bagaimana terjadinya perubahan iklim, 2) Indikator-Idikator perubahan Iklim pada kesehatan, dan 3) Langkah-langkah praktis yang harus dilakukan masyarakat untuk meminimalisir perubahan iklim, utamanya kaitan dengan penyakit DBD, Malaria dan Diare.</p>
<p><b>Dampak Perubahan Iklim</b></p>
<p style="text-align:justify;">Revolusi industri, meniscayakan dalam produksinya menggunakan bahan bakar fosil secara intenst, residual produk yang dihasilkannya secara tidak langsung merusak alam disaat bersamaan menghasilkan berbagai gas-gas yang mengakibatkan temperatur dunia meningkat. Gas-gas semacam CO<sub>2</sub>, CH<sub>4</sub>, N<sub>2</sub>O, HFC, PFC, SF6 akan dilepaskan di udara, dan akan terakumulasi pada atmosfir yang membentuk suatu lapisan yang dinamakan gas rumah kaca, temperatur panas terjadi bilamana cahaya matahari masuk ke bumi, memantul dan keluar kembali keluar angksa, karena adanya gas rumah kaca tadi, menghalagi sinar matahari untuk keluar, akibatnya panas sinar matahari tadi terpantul kembali ke bumi.</p>
<div id="attachment_787" class="wp-caption aligncenter" style="width: 440px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/kenaikan-temperatur.jpg"><img class=" wp-image-787 " alt="Kenaikan Temperatur" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/kenaikan-temperatur.jpg?w=430&#038;h=310" width="430" height="310" /></a><p class="wp-caption-text">Gambar perubahan Iklim dari tahun 1860 sampai 2000</p></div>
<p style="text-align:justify;">Dari gambar terlihat jelas perubahan iklim yang sangat radikal, pada tahun 1860 temperatur rata 13,5<sup>o</sup>C menjadi 14,2<sup>o</sup>C pada tahun 2000. Dari kondisi ini bila dibiarkan terus menerus akan terjadi dampak yang luas pada kelangsungan hidup manusia.  <i>Pertama</i>, penurunan hasil panen dibanyak daerah, kondisi iklim yang tidak menentu akan berpengaruh pada masa bercocok tanan dan panen, seperti <i>Pranata Mangsa</i> di Jawa dan <i>Polantara</i> di Sulawesi Selatan. <span style="color:#ff0000;">[1]</span> <i>Kedua</i>, Penurunan ketersediaan air bersih di banyak daerah, mencainya es akan meningkatkan permukaan air laut dan akan meningkatkan abrasi, sampai hilangnya pulau di pesisir pantai. <i>Ketiga</i>, Terancam rusaknya ekosistem, mengakibatkan kepunahan banyak spesies mahluk hidup terutama ekosistem terumbu karang. Dan <i>Keempat</i>, Intensitas Cuaca yang ekstrim akan mengakibatkan badai, kekeringan, banjir, kebakaran hutan dan gelompang panas, pada kurun waktu 1844-1960 kemarau panjang terjadi tiap 4 tahun, namun pada kurun waktu 1961-2006 kemarau panjang menjadi tiap 3 tahun. <span style="color:#ff0000;">[2]</span></p>
<p><b>Mewabahnya Penyakit Menular</b></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak kondisi yang menyebabkan terganggunya kesehatan pada perubahan iklim, misalnya penaikan temperatur akan menghangatkan bumi, disaat yang sama, daerah-daerah yang biasanya bersuhu dingin berubah menjadi suhu hangat. Keadaan ini akan mempengaruhi pergerakan wabah penyakit menular yang biasanya berada pada daerah dataran rendah ke daerah yang berdataran tinggi. Seperti DBD (Demam Berdarah Dengue), Malaria dan Diare akibat curah hujan yang tinggi. Pada kesempatan ini saya hanya akan membahas tiga penyakit yaitu DBD, Malaria dan Diare.</p>
<p>Berikut adalah gambar peta risiko DBD, Malaria dan Diare akibat perubahan iklim.<span style="color:#ff0000;"> [3]</span></p>
<div id="attachment_792" class="wp-caption aligncenter" style="width: 530px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/dbd.jpg"><img class="size-full wp-image-792" alt="DBD" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/dbd.jpg?w=551"   /></a><p class="wp-caption-text">DBD (Demam Berdarah Dengue)</p></div>
<div id="attachment_794" class="wp-caption aligncenter" style="width: 530px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/malaria.jpg"><img class="size-full wp-image-794" alt="Malaria" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/malaria.jpg?w=551"   /></a><p class="wp-caption-text">Malaria</p></div>
<div id="attachment_795" class="wp-caption aligncenter" style="width: 530px"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/diare.jpg"><img class="size-full wp-image-795" alt="Diare" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/diare.jpg?w=551"   /></a><p class="wp-caption-text">Diare</p></div>
<p style="text-align:justify;">Dari ketiga gambar diatas, bisa kita lihat, hampir semua penyakit menular tersebar merata diseluruh Indonesia, dibanding DBD, Malaria dan Diare lebih banyak angka kejadiannya, sebarannya pun tidak melulu di dataran rendah, dataran tinggipun seperti di papua, kalimantan, jawa n sumatra terlihat banyak terdapat endemis penyakit ini. Dari gambar Papua memperlihatkan angka kejadian yang tinggi untuk semua jenis penyakit menular, penyebab utamanya adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan hidup bersih disamping permasalahan fasilitas pelayanan kesehatan yang masih minim.</p>
<p><b>Langkah-langkah praktis</b></p>
<p style="text-align:justify;">Menghadapi kondisi resiko yang begitu tinggi pada ketiga penyakit DBD, Malaria, Diare, maka perlu dilakukan serangkaian tindakan yang diarahkan langsung pada masyarakat untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas lingkungan hidup dimana mereka berada.</p>
<p>1.  DBD (Demam Berdarah Dengue)</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;">Mempraktekkan apa yang dinamakan 4 M Plus, yaitu <b>Menguras</b> wadah air seprti bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung, penampungan air kulkas agar telur dan jentik nyamuk matik.  <b>Menutup</b> rapat semua wadah air agar nyamuk tidak dapat masuk dan bertelur. <b>Mengubur</b> atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti ban bekas, kaleng bekas, pecahan botol agar tidak menjadi sarang dan tempat bertelurnya nyamuk. <b>Memantau</b> semua wadah air yang dapat menjadi tempat nyamuk berkembang biak. <b>Plus</b>, jangan mengantung baju, hindari gigitan nyamuk dan menaburkan bubuk abate.</p>
<p>2. Malaria</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Reklamasi pesisir pantai (rawa, area terkenang), berguna untuk meminimalisir genangan air yang biasa menjadi tempat hidup nyamuk malaria.</li>
<li style="text-align:justify;">Pemasangang jaring/saringan nyamuk pada fentilasi pintu dan jendela, berguna untuk meminimalisir nyamuk yang masuk ke dalam rumah dengan begitu akan mengurangi resiko gigitan nyamuk malaria pada kita.</li>
</ol>
<p>3. Diare</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Penggunaan air mendidih atau air terklorisasi, berguna untuk mematikan semua bakteri, dan menjamin air yang kita pakai untuk keperluan sehari-hari adalah air yang sehat.</li>
<li style="text-align:justify;">Sistem saluran air buang dan jamban yang lebih baik, sedapat mungkin dijauhkan dari sumber mata air, dengan begitu bakteri diare tidak mengkontaminasi air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari</li>
<li style="text-align:justify;">Ketersediaan air dari sumber mata air bersih atau sumur gali.</li>
</ol>
<p style="text-align:right;">Salam</p>
<p style="text-align:right;">by Umaee</p>
<p style="text-align:justify;">Tulisan ini dalam rangka menyemarakkan lomba Blog Oxfam, Yang mana Oxfam adalah &#8220;<em>konfederasi Internasional dari tujuh belas organisasi yang bekerja bersama di 92 negara sebagai bagian dari sebuah gerakan global untuk perubahan, membangun masa depan yang bebas dari ketidakadilan akibat kemiskinan&#8221;<br />
<a href="http://lombablogoxfam.wordpress.com"><img title="Lomba Blog Oxfam" alt="" src="http://i1354.photobucket.com/albums/q689/lombablogoxfam/banneroxfam_zpsafed8045.jpg" width="140" border="0" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Keterangan :</p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;">[1]</span> <em>Pranata Mangsa</em> dan <em>Polantara</em>, adalah kearifan lokal berupa jadwal yang digunakan untuk menentukan masa tanam dan panen padi</p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;">[2]</span> Data Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI</p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#ff0000;">[3]</span> Data Kementerian Kesehatan RI</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/786/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/786/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=786&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/03/02/solusi-kesehatan-pada-perubahan-iklim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/kenaikan-temperatur.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kenaikan Temperatur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/dbd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DBD</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/malaria.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Malaria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/03/diare.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Diare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i1354.photobucket.com/albums/q689/lombablogoxfam/banneroxfam_zpsafed8045.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Lomba Blog Oxfam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melacurkan Diri Dalam Ekonomi</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/21/melacurkan-diri-dalam-ekonomi/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/21/melacurkan-diri-dalam-ekonomi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Feb 2013 05:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=780</guid>
		<description><![CDATA[Dimana-mana orang membicarakan kesejahteraan, kesejahteraan hanya akan dicapai bila tingkat pertumbuhan ekonomi kita bagus, mereka berimajinasi, mempercayai bahwa negara-negara besar seperti Amerika, Eropa, Jepang, China dan India adalah sebuah protret utuh dari kemanjuan masyarakat, terjamin kesejahteraan hidup masyarakatnya disebabkan korelasinya yang  kuat dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dinegara-negara tersebut. Oleh karena itu, setiap negara, &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/21/melacurkan-diri-dalam-ekonomi/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=780&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/economic.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-781" alt="Economic" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/economic.jpg?w=551"   /></a>Dimana-mana orang membicarakan kesejahteraan, kesejahteraan hanya akan dicapai bila tingkat pertumbuhan ekonomi kita bagus, mereka berimajinasi, mempercayai bahwa negara-negara besar seperti Amerika, Eropa, Jepang, China dan India adalah sebuah protret utuh dari kemanjuan masyarakat, terjamin kesejahteraan hidup masyarakatnya disebabkan korelasinya yang  kuat dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dinegara-negara tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, setiap negara, daerah, desa, dukuh sekalipun menjadikan tingkat perekonomian sebagai salah satu cara untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat di dalamnya. Tulisan ini akan menganalisis tentang bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menguatkan perekonomian, apa saja yang harus dilakukan dan cara untuk melaksanakannya agar tercapai kesejahteraan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Semuanya itu akan bergantung dari daya tahan perekonomian. Daya tahan perekonomian hanya akan baik bila memperhatikan fundamental ekonomi yang ditopang oleh 4 hal sebagai berikut :</p>
<p>1. Konsumsi domestik yg meningkat</p>
<p style="text-align:justify;">Peningkatan konsumsi domestik akan menciptakan kestabilan <i>supply</i> dan <i>demand</i></p>
<p style="text-align:justify;">2. Nilai ekspor-impor</p>
<p style="text-align:justify;">Ekonomi akan kuat bila ekspor meningkat, terutama barang jadi ketimbang raw material, n impor untuk barang2 raw material, ketimbang barang jadi. Raw material penting untuk bahan baku yang akan dibuat menjadi barang yg mana nilai keekonomiannya menigkat. Dengan meningkatnya nilai keekonomian suatu barang maka pendapatan pun akan meningkat.</p>
<p>3. Iklim Investasi</p>
<p style="text-align:justify;">Penggalangan investasi dimana-mana dapat membuka lapangan kerja baru, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah dimana investasi itu ditanam.</p>
<p>4. Ketahanan Fiskal</p>
<p style="text-align:justify;">Adanya dana cadangan dari APBN yang cukup, akan menjamin roda perekonomian tetap berjalan bila, suatu waktu ada tsunami ekonomi yang melanda.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa roda perekonomian meski terus berjalan? Ada banyak pertimbangan yg harus diperhatikan, GDP, Angka kelahiran, Angka harapan hidup dan Human Development Index (HDI). Perekonomian akan stabil bila semua penduduk tercukupi kebutuhannya. Sementara cukup dan tidaknya keekonomian seseorang tidak dapat diukur, oleh karena itu sistem ekonomi pasar yang kita pilih meniscayakan adanya kompetisi merebut sumber-sumber daya yang menunjang kesejahteraan individu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kompetisi ini tidak hanya terjadi di suatu daerah atau suatu negara, tetapi kompetisi terjadi diseluruh belahan dunia, di semua negara, dalam keadaan seperti ini mereka yang tampil sebagai pemenang berhak mendapatkan, menguasai sumber2 daya yang diperebutkan itu. Dalam kenyataanya kompetisi yang terjadi terdapat jurang yang cukup lebar, antara para kompetitor, juang itu misalnya menjadinya negara industri meniscayakan pemilik alat-2 produksi yang mutakhir yang akan bisa dengan cepat menjadi penguasa, mereka dengan cepat memproduksi ribuan bahkan jutaan produk jadi dalam sekali proses produksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda halnya dengan industri kecil dengan produk serupa, mereka akan ketinggalan dalam hal jumlah hasil produksi, estimasi harga yang ditawarkan, n keuntungan yang diperoleh dari industri yang mereka jalankan. Dari titik inilah kita bisa kita melihat salah satu paramater mengapa suatu daerah mempunyai kesejahteraan masyarakat lebih tinggi dibanding kesejahteraan masyakat di daerah lain. Pada kenyataanya keadaan ini mempunyai sebaran yang sangat luas, tidak heran bila sumber daya fiskal dunia, lebih dari 70% terkonsentrasi pada 10% negara-negara maju. Dan 30% sumber daya fiskal, tersebar dalam 90% negara-negara miskin, dan berkembang.</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat keadaan di atas, kita tidak mengkin lari, karena memang itulah salah satu siklus kehidupan yang harus diperjuangkan, dipertahankan oleh manusia selama menjalani kehidipannya. Oleh karena itu, mau tidak mau kita harus merkompetisi, disaat yang sama kompetisi hanya akan baik bila dilakukan secara sehat, dan mempunya amunisi yang sama dalam mengejar, mendapakan pendapatan-pendapatan perekonomian. Ada dua pendekatan yang meski dilakukan, secara <i>strukturalis</i> saya mengadopsi teori “Antony Giddens”, dan secara <i>teori of action</i> yang digagas oleh “Machiavelli”.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama secara stukturalis, pemerintah seyogyanya meciptakan iklim perekonomian yang baik, utamanya tools yang bisa digunakan melancarkan proses perekonomian, dengan cara menerbitkan kebijakan-kebijakan pro pada kompetisi yang sehat. Disaat yang sama diterapkan law inforcement pada pihak2 yang menggangi proses kompetisi yang sehat tersebut. Hal lain dengan membangun infrastruktur yang kuat yang bisa menopang, melancarkan arus transportasi, penyebaran bahan-bahan produksi untuk dipasarkan n dijual di masyarakat. Yang kedua secara <i>teori of action</i>, biasa juga oleh ilmuan-ilmuan sosial dikelompokkan dalam pendekatan <i>actor</i>. Terori ini mengatakan hanya aktorlah yang bisa mendobrak n keluar dari pakem yang sudah terbentuk (konstruksi sosial), oleh karena ini kita tidak akan berkompetisi dengan sehat bila masih banyak masyarakat kita yang tingkat pendidikannya dibawah rata-rata, masih banyak orang-orang dengan melek huruf yang tinggi. Juga orang-orang dengan kualifikasi n spesifkasi yang menjamin n bisa menjalankan instrument-instrumen teknologi terbaru yang menunjang proses produksi berjalan n menghasilkan produk.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak salah bila pakar-pakar ekonomi mengajurkan agar manusia-manusia Indonesia sedapat mungkin melanjutkan pendidikan ketingkat paling tinggi setara doktor. Walaupun doktor bukan merupakan satu-satunya indikator berhasil dan tidaknya seseorang dalam sumbangsinya dalam perekonomian suatu daerah. Dari perbandingan data terlihat, Indonesia hanya memiliki 40.000 an doktor, sedangkan China yang tingkat perekonomiannya paling tinggi saat ini, memiliki 300.000 an doktor. Mau tidak mau kaulifikasi ini harus dipenuhi sebagai syarat utama apabila ingin berjuang dalam lapangan yang sama dengan negara-negara lain didunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya kasih contoh satu potret kecil pentingnya mempunyai kualifikasi n kompetensi yang sama dalam keeknomian, bila syarat itu telah tercapai, maka dengan sendirinya kita akan memiliki kaptial2 tertentu yang dengan begitu kita bisa melakukan berbagai macam hal, misalnya mendirikan yayasan (lembaga kemanusiaan) untuk membantu masyarakat miskin dipusat kota atau pelosok-pelosok negeri yang belum memiliki kesempatan untuk mendapat pendidikan, n kesejahteraan yang dimiliki oleh mereka-mereka yang telah mantab dalam perekonomiannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, saya membayangkan dunia ini akan tercipta suatu sebaran sumberdaya fiskal yang sama dimasing-masing daerah. Tidak ada satu daerah yang lebih sumber daya fiskalnya ketimbang daerah lain. Dengan begitu kesejahteraan akan dinikmati oleh keseluruahan umat manusia di dunia ini.</p>
<p style="text-align:right;">Salam</p>
<p style="text-align:right;">
<p style="text-align:right;">by Umaee</p>
<p style="text-align:right;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/780/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/780/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=780&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/21/melacurkan-diri-dalam-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/economic.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/economic.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Economic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/economic.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Economic</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memberangus Mental Inlander</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/04/memberangus-mental-inlander/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/04/memberangus-mental-inlander/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2013 03:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=766</guid>
		<description><![CDATA[Tantangan hidup sekarang ini sudah sangat besarnya. Sampai-sampai tidak lagi disisakan ruang bagi mereka yang ingin berpangku tangan. Meraih kedudukan dalam struktur masyarakat tidaklah mudah lailknya zaman dulu ketika arsitokrasi menjadi satu-satunya aturan dalam menentukan menjadi apa kamu dimasyarakat. Dengan gampangnya elit2 kerajaan menjadi penentu kedudukan dalam istana. Dalam keadaan seperti ini tidak mudah bagi &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/04/memberangus-mental-inlander/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=766&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor1-e1360032456753.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-769" alt="Labor1" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor1-e1360032456753.jpg?w=551"   /></a>Tantangan hidup sekarang ini sudah sangat besarnya. Sampai-sampai tidak lagi disisakan ruang bagi mereka yang ingin berpangku tangan. Meraih kedudukan dalam struktur masyarakat tidaklah mudah lailknya zaman dulu ketika arsitokrasi menjadi satu-satunya aturan dalam menentukan menjadi apa kamu dimasyarakat. Dengan gampangnya elit2 kerajaan menjadi penentu kedudukan dalam istana. Dalam keadaan seperti ini tidak mudah bagi kaum rendahan menapaki karir ke kenjang n bekerja, berkuasa pada kerajaan tadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu dulu, setelah tumbangnya kerajaan-kerajaan, dan runtuhnya arsitokrasi karena intrik-intrik politik yang jurstru menusuk dirimereka sendiri, bersamaan dengan itu, muncul kesadaran baru dari kalangan masayarakat bawah untuk merubah sistem yang sudah ada, karena dianggapnya sudah merupakan sistem yang tidak lagi bisa mensejahterakan rakyat. Alih-alih pemerataan kesejahteraan yang terjadi malahan penindasan diamana-mana.</p>
<p style="text-align:justify;">Gerakan ini kemudian memposisikan kuasa rakyat sebagai penentu kebijakan tertinggi dalam struktur masyarakat modern. Dalam pada itu pula, telah membuka ruang untuk konstelasi kompetisi diatara masyarakat. Mereka yang berhasil survice dan melebihi orang lain, maka dialah yang bisa memimpin masyarakatnya. Dalam perjalanannya, upaya meraih kekuasaan tersebut tidaklah mudah. Tidaklah semulus yang dikira, kemampuan berjejaring, paham priskologis, sosiologis masayrakat, n mempunyai pengetahuan yang cukup tidaklah bisa mastikan kekuasaan itu mudah diaraih. Belum cukup dengan itu, sehingga perlu mempunyai satu lagi kemapuan yaitu memoderasi, memodifikasi, setiap manufer-manufer politik yang melibatkan orang-orang dalam pusaran kekuasaan atau mereka yang sama-sama berjuang dengan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Prinsip utamanya adalah bisa memastikan dengan sangat baik mana, lawan n kawan. Lebih berhati-hati lagi adalah leihat dalam melihat lawan yang seolah-olah kawan tapi pada keadaan terntetu berbalik menusuk kita dari belakang disaat kita dalam keadaan berada pada titik nadir. Dengan begitu lengkaplah sudah apa yang dinamakan merebut kekuasaan demi melanggengkan cita-cita perjuangan yang diusung sejak semula.</p>
<p style="text-align:justify;">Fenomena yang ada dimasyarakat kita, masih banyak terlihat dikotomi dalam perjuangan merebut kekuasaan yang totaliter, atau demokratis tapi dalam prakteknya oligarkis. Satu sisi hasrat kuat untuk menjatuhkan kekuasaan, disisi lain tidak mempunyai stratefi, konsep besar atau grand desing tetang apa yang harus dilakuan setelah kekuasaan itu tumbang. Dalam praktek yang lebih mikro pola seperti ini bisa dilakukan untuk berjuang dalam mewujudkan diri sebagai manusia yang mapan dan bersedia mengatur masyarakat atas dasar cita-cita kesejahteraan n melayani masyarakat.<a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-768" alt="labor2" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor2.jpg?w=551"   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kita mungkin sudah terlalu lama dibuai oleh suatu kesia-siaan, dalam bahasa intelektual kemerdekaan, mental inlander, adalah suatu mental yang hanya merasa cukup untuk menjadi seorang budak, pesuruh dan pembantu dari kolonialisasi dengan segala macam bentuknya hingga lupa didalam diri bangsa ini terdapat suatu semangat kuat, cita-cita besar untuk melawan n mengambil alih setiap peluang untuk memimpin bangsa, dalam skala makro yaitu mandiri dalam bidang ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam berkebudayaan, dalam skala mikro paling kecil memimpin suatu oraganisasi, lembaga hasil dari pemikiran dan cita-cita besar sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut adalah pilihan-pilihan yang tersedia, jiakalau memang ingin memilih untuk berubah, menjadi pemimpin atau pengikut, tuan atau hamba, proses atau instant, pelayan atau dilayani, mandiri atau bergantung,  dsb. Memilih salah satu adalah keharusan setiap orang, tapi memilih inferioritas berarti siap menjadi orang yang tidak bebas mengekspresikan dirinya, bakatnya dikungkung oleh aturan yang rigid, jiwanya tidak lepas, dan gampang dibodoh-bodohi oleh permainan licik penguasa. Dan keinginan kuat untuk membangun masyarakat terbentur oleh aturan-aturan yang mengikat diri kita untuk bergerak menapaki jalan yang menjadi impian terladam kita.</p>
<p style="text-align:right;">Salam</p>
<p style="text-align:right;">by Umaee</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/766/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/766/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=766&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/02/04/memberangus-mental-inlander/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor10.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor10.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Labor10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor1-e1360032456753.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Labor1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/02/labor2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">labor2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Candu Internet</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/25/candu-internet/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/25/candu-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2013 15:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=740</guid>
		<description><![CDATA[Internet itu ibarat candu bisa membuat orang senang namun dibalik kesenangan itu ada penyakit yang jika kita tidak tanggap maka kita akan merasa sakit sendiri Boleh dikatakan internet sudah sangat susah dipisahkan bagi kehidupan modern, sebagian besar dari kita setiap kali bangun yang terpikirkan pertama kali adalah mencari gadget, komputer, tablet dll guna melihat apakah &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/25/candu-internet/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=740&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/stopcyberbullying.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-741" alt="stopcyberbullying" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/stopcyberbullying.jpg?w=551"   /></a></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><i>Internet itu ibarat candu bisa membuat orang senang namun dibalik kesenangan itu ada penyakit yang jika kita tidak tanggap maka kita akan merasa sakit</i> <i>sendiri</i></p>
<p style="text-align:justify;">Boleh dikatakan internet sudah sangat susah dipisahkan bagi kehidupan modern, sebagian besar dari kita setiap kali bangun yang terpikirkan pertama kali adalah mencari gadget, komputer, tablet dll guna melihat apakah ada informasi terbaru mengenai pertemanan di media sosial, berita nasional, regional hingga mancanegara. Untuk mereka yang pacaran akan segera mengecek apakah ada pesan dari pacar, kalau belum, segeralah ia menulis chat, Broadcast Massage, mail, inbox, blogging dll, walaupun hanya untuk mengatakan say Hallo pada sang kekasih hati. Untuk yang jomblo hanya bisa melihat gambar-gambar calon gebetan yang berharap menjadi pujaan hati. Untuk orangtua, segeralah menelepon menggunakan webcam untuk melihat wajah anaknya yang tiggal didaerah yang jauh, walaupun semalam sudah melototi anaknya berjam-jam. Sementara untuk mahasiswa mulai kelabakan dan sesegerahlah ia mengumpulkan tugas melalui email ke dosen  persis pada saat deadline mentok, padahal sebelum-sebelumnya banyak waktu tapi dianggap masih lama.<span id="more-740"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Lain lagi dengan mahasiswa baru lulus, dengan segera mengecek email berharap ada satu surat balasan dari tempat melamar kerja yang sudah puluhan surat dikirimkan tapi ndag dibalas-balas. Untuk enterpreneur muda akan segera melihat email, broadcast message atau semacamnya apakah sudah ada kepastian dari pihak pemegang tender untuk segera menjalankan proyek supaya cepat-cepat kelar dan mendapatkan uang yang melimpah supaya cepat jadi miliarder. Belum lagi para kepala daerah, iseng-iseng gadgetnya kaget dan didapatinya ratusan mention, berisi pujian akan kinerja, tuntutan dari LSM-LSM, keluhan dari warganya, rayuan dari pengusaha agar mengoalkan perusahaanya memenangi tender dan ada juga orang tua menawarkan anaknya untuk dinikahi, dijadikan anak angkat dsb.</p>
<p style="text-align:justify;">Pokoknya sangat banyak hal yang bisa dilakukan pada internet. Tetapi bagaikan pisau bermata dua tidak hanya banyak hal-hal positif bisa dilakukan tetapi juga ada hal-hal negatif yang sering dikenal cyberbullying. Banyak defenisi mengenai cyberbullying tapi bagiku cyberbullying adalah seperangkat interkoneksi yang terjalin di media online dimana terjadi satu pihak  melancarkan perilaku yang agresif secara berulang kepada pihak lain sehinga pihak lain tersebut merasa inferior dan tak bisa melawan balik.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu berbahanya <em>cyberbullying</em> ini, sehingga sering kita temukan korban mengalami gangguan mental yang cukup serius, seperti stress, depresi, merasa tidak dihargai dan tidak jarang demi menyembuhkan keadaan ini mereka “korban” kepada psikolog. Pada kenyataanya kita sering tidak menyadari bahwa apa yang telah kita lakukan telah dikatekorikan sebagai cyberbullying. Beberapa peneliti telah mengkategoriakan cyberbullying dilihat dari perspektif dan pengalaman “pelaku” dan “korban”. Seperti penelitian Rainel dan Hoel (1997) mengungkapkan mengkategorikan cyberbullying dari sudut pandang “korban”, yaitu dikelompokkan menjadi beberapa tipe; (1) ancaman terhadap status profesi sepeti; meremehkan pendapat, menghina profesi. (2) ancama terhadap personalitas seperti; melecehkan nama, menghina, intimidasi, merendahkan karena usia.  (3) pengisolasioan seperti; isolasi terhadap kesempatan tertetnu, pengisolasioan secara sosial, tidak memberikan informasi tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara dari perspektif dan pengalaman “pelaku” seperti pada penelitian Nancy dan Kirk (2007) mengungkapkan perilaku <em>cyberbullying</em> terjadi bila terdapat keadaan-keadaan tertetentu. Keadaan-keadaan tertentu ini adalah sebagai berikut;</p>
<p style="text-align:justify;">(1)   Pelaku, segaja atau tidak kadangkala segala tindakan-tindakan dalam hal ini pesan-pesan yang kita sampaikan dengan berbagai media tersebut, yang kita sendiri menganggap itu biasa ternyata oleh orang lain dikategorikan sebagai cyberbullying.</p>
<p style="text-align:justify;">(2)   Dukungan teman, berada pada suatu komunitas tertentu, tentu saja kita tidak bisa melepaskan diri dari adanya interaksi sesama teman, bila perilaku cyberbullying diatas kita lakukan lalu di afirmasi oleh teman, maka perilaku tersebut akan terus dilakukan tanpa merasa itu adalah pembullyan.</p>
<p style="text-align:justify;">(3)   Budaya Lingkungan, pola sosialisai dalam suatu komunitas tidak terlepas dari budaya komunitas tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari kedua sudut pandang terhadap cyberbullying diatas, saya mencoba menawarkan beberapa solusi untuk meminimalisir praktek-praktek cyberbulling yang ada disekitar kita adalah <i>pertama</i>, sadar bahwa dengan kita memutuskan untuk berinternet ria, berarti kita telah tahu bahwa segala macam keadaan pasti akan kita terima termasuk prakteks cyberbulling dengan begitu kita lebih dulu membangun dinding proteksi terhadap dirisendiri. <i>Kedua</i>, sebelum memasuki suatu komunitas tertentu pelajari budaya lingkungan tersebut. Bisa jadi perilaku orang-orang yang ada didalamnya saling membulling satu sama lain sementara mereka tidak merasa demikian. Oleh karena itu penting untuk mengetahui dimana kita berada, budaya apa, nilai-nilai apa yang berlaku dan dijalankan dikomunitas tersebut dengan begitu kita tidak terjebak dalam perasaan sedang di bullying. <i>Ketiga</i>, Berteman dengan orang-orang yang memiliki kesamaan nilai dengan kita, berteman atas dasar saling melengkapi, berada disekeliling mereka kita bisa memperoleh kehangatan sebagai teman. Dengan begitu bila ada orang lain yang mencoba membullying, kita bisa meminta tolong, dan bersama-sama kita melawan pembullying tersebut. So</p>
<p style="text-align:center;" align="center"><i>Berinternetlah dengan sehat karena banyak orang diluar sana ingin bersahabat denganmu begitupun dirimu ingin bersahabat dengan mereka </i></p>
<p style="text-align:right;" align="center">Salam</p>
<p style="text-align:right;" align="center">by Umaee</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/740/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/740/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=740&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/25/candu-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/stopcyberbullying.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/stopcyberbullying.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">stopcyberbullying</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/stopcyberbullying.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">stopcyberbullying</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bangunan Kastil Suci</title>
		<link>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/08/bangunan-kastil-suci/</link>
		<comments>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/08/bangunan-kastil-suci/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2013 03:48:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Umaee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://umaeeblogs.wordpress.com/?p=721</guid>
		<description><![CDATA[Membangun Kastil suci diri sendiri, segalanya dilakukan dengan kemampuan dan tangan sendiri, siklus harian, perencanaan apa saja yang akan dikerjakan, apa saja target yang akan dicapai, kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi. Kastil disini adalah membangun pola kepribadian, ketangkasan dalam menyelesaikan tantangan-tantangan hidup, ambil bagian membangun struktur masyarakat. Hingga siap diminta menjadi leader dalam masyarakat &#8230; <span class="more-link"><a href="http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/08/bangunan-kastil-suci/">Continue reading &#187;</a></span><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=721&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/palace.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-722" alt="palace" src="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/palace.jpg?w=551"   /></a>Membangun Kastil suci diri sendiri, segalanya dilakukan dengan kemampuan dan tangan sendiri, siklus harian, perencanaan apa saja yang akan dikerjakan, apa saja target yang akan dicapai, kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi. Kastil disini adalah membangun pola kepribadian, ketangkasan dalam menyelesaikan tantangan-tantangan hidup, ambil bagian membangun struktur masyarakat. Hingga siap diminta menjadi <i>leader</i> dalam masyarakat itu sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Membayangkan kastil raja-raja Inggris, tidak serta merta jadi begitu saja, dia harus dibangun dari pondasi yang kuat, pilar-pilar yang kokoh, kerangka atap, dinding, dekorasi, peralatan-peralatan pelengkap ruangan, pengisi ruangan sampai kastil tersebut indah dan senang untuk dihuni oleh pemiliknya.<span id="more-721"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kesalahan dalam pembangunan akan menghasilkan bangunan yang gampang roboh, oleh karena itu, membangun kepribadian, ketangkasan, dan keterampilan harus dilalui dengan jalur-jalur yang syarat nilai suci, luhur, tidak manipulatif, intrik kotor, tidak menghalalkan segala macam cara dengan begitu <i>outcome</i> yang dihasilkan akan diterima oleh kebanyakan sosial masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah harus dilakukan sendiri? Benar, semua harus dilakukan sendiri, sudah sangat banyak contoh dimana orang-orang dibelahan dunia telah membangun kastil rumahnya dengan kemapuan n tangannya sendiri. Apalah jadinya bila semua yang dilakukan adalah hasil manipulasi orang lain, bannyak bantuan orang lain, pasti akan dikatakan tidak seluruhnya tidak <i>original</i> buatan dirimu sendiri, kalau sudah demikian suatu saat kondisi krisis akan datang dan akan susah terlepas daripadanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/umaeeblogs.wordpress.com/721/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/umaeeblogs.wordpress.com/721/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=umaeeblogs.wordpress.com&#038;blog=25450979&#038;post=721&#038;subd=umaeeblogs&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://umaeeblogs.wordpress.com/2013/01/08/bangunan-kastil-suci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/palace.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/palace.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">palace</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.gravatar.com/avatar/e7a69116b67694425e53be214c9bbca1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">azanuddin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://umaeeblogs.files.wordpress.com/2013/01/palace.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palace</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
